Notifikasi :

1. Hello selamat datang Website kami.

2. Jangan lupa komentar dan saran.

3. Mungkin Beberapa link download akan bermasalah.

Harap lapor link bermasalah pada ChatBox!!!

Archive for 2010

  • Inilah 9 Tipe Senapan yang dipakai para pejuang Indonesia! SAAT meraih kemerdekaan!

    1
    Banyak Senapan ini adalah hasil RAMPASAN pejuang RI dari penjajah Belanda, Inggeris dan Jepang. Tanpa Senapan-Senapan ini mungkin Indonesia tidak bisa Merdeka thn 1945!

    1. Sten Gun (Mk I - Mk VI)
    Sub Machine Gun made in UK  ini mulai diproduksi thn 1941. Senapan ini di rancang oleh Major Reginald V. Shepherd & Harold J. Turpin. SMG ini di desain untuk bisa mudah diproduksi secara massal dan murah harganya. Tidak heran kalau bentuk SMG ini lumayan sederhana dan agak kasar. Perbandingan harganya adalah 15 pucuk Sten Gun sama dengan 1 pucuk Lee Enfield. Pejuang kita merampasnya dari tentara Inggris. Rate of fire: 500 peluru/menit dan jarak tembak efektif: 60 meter.


    2. LE (Lee Enfield)
    SMLE (Short Magazine Lee Enfield) merupakan Bolt Action Rifle yg pada awalnya memakai sistem Magazin. Pertama kali diproduksi oleh Inggris pada thn 1895 dan digunakan dalam 2 Perang Dunia bahkan juga pada konflik Afganisthan. Sesuai dengan namanya, senapan ini didesain oleh James Paris Lee, RSAF Enfield. Pejuang Indonesia merampasnya dari tentara Inggris dan Belanda. Jarak tembak efektif: 503 meter.

    3. Owen

    Owen merupakan SMG buatan Australia. Pertama kali diproduksi tahun 1938 dan di desain oleh Evelyn Owen, seorang veteran tentara Australia. Dibuat berdasarkan SMG Sten Gun Inggris dan Thompson Amerika. Pejuang kita merampasnya dari Inggris. Rate of Fire: 700 peluru/menit.



    4. M1 Garand

    Mungkin inilah Bolt Action Rifle dari tentara sekutu yang paling terkenal di bumi selama Perang Dunia kedua. Senjata ini adalah senjata wajib kalo anda bermain Game Call of Duty. Senjata bolt action yang terlaris dalam sejarah. Buatan Amerika Serikat dan pertama kali diproduksi tahun 1936. Didesain oleh John C. Garand. Dirampas dari Inggris dan Belanda. Jarak tembak efektif 402 meter.


    5. Bren

    Light Machine Gun dari Inggris ini merupakan senapan andalan sekutu untuk melawan Light Machine Gun buatan Jerman yang terkenal yaitu MG42. Sangat terkenal dan digunakan secara luas di hampir seluruh medan perang. Sebenarnya Bren merupakan modifikasi dari Light Machine Gun asal Czechoslavkia yaitu ZB vz. 26. Pertama kali diproduksi pada thn 1935. Dirampas dari Inggris dan Belanda. Rate of Fire: 500 s/d 520 peluru/menit dan jarak tembak efektif: 550 meter.

     
    6. Arisaka 
    Arisaka merupakan bolt action rifle buatan Jepang yang terdiri dari 5 varian yaitu tipe 30, 38, 44, 97, 99. Pejuang Indonesia paling banyak menggunakan yang tipe 44. Diproduksi pertama kali di Jepang pada thn 1898. pejuang kita merampasnya dari tentara Jepang. Jarak tembak efektif: 400 meter.


    7. Nambu type 97
    Light machine gun buatan Jepang ini selain digunakan oleh pasukan infanteri, dipasang juga di tank dan pesawat. Diproduksi awal pada tahun 1937. Rate of Fire: 500 peluru/menit dan jarak tembak efektif 540 meter.


     
    8. Lewis
    Light machine gun ini merupakan hasil kerja sama antara Amerika Serikat dan Inggris. Diproduksi di kedua negara dan didesain oleh Colonel Isaac Newton Lewis, seorang perwira Angkatan Darat Amerika. Mulai diproduksi pada thn 1913 dan digunakan sangat luas oleh angkatan bersenjata Inggris pada masanya. Senapan ini pernah menorehkan sejarah di Indonesia ketika gembong PKI Muso harus tewas tertembak oleh senapan ini. Rate of Fire: 500 s/d 600 peluru per menit. Jarak tembak efektif 800 m.

    9. Thompson

    Buat anda yang sering main Game Call of Duty pasti sudah kenal dengan senapan yg satu ini. SMG andalan sekutu waktu Perang Dunia kedua dan merupakan senjata standar pasukan sekutu yang di produksi oleh Amerika Serikat pada tahun 1921. Didesain oleh John T. Thompson dan dalam sejarahnya banyak dipakai oleh mafia-mafia seperti Al Capone dan pada zaman itu, senapan ini tergolong SMG mewah terutama karena harganya. Dikenal mahal dan sulit diproduksi serta kompleks pembuatannya tapi sangat luas penggunaannya. Dirampas dari tentara Belanda. Rate of Fire: 600 s/d 1200 peluru/menit dan jarak tembak efektif: 50 meter.


  • Masalah, Masalah d'Masiv

    0
     Kata yang kadang membuat kita merinding, berdebar ato panik. Selama 1 tahun lebih setelah d'masiv merilis album 'Perubahan' ini memang tak sedikit masalah yang menghampiri dan menyapa bahkan lama sekali berbincang2 dgn mereka.. apakah itu gosip pribadi diantara mereka, dicap sebagai plagiator atau masalah intern yang tak kunjung selesai. Memang tak sedikit masalah di dalam tubuh mereka yang sedikit banyak mempengaruhi kinerja dan mood mereka sebagai 'pekerja entertainment'. Saya sebagai salah satu orang yang berada di dalam tim dibelakang-layar mereka pun turut merasakan hal tersebut. Sebagai contoh, kalo tiba2 mereka sedang nonton tv lalu ada kabar tak sedap di infotainment tentang mereka (apalagi kalo bukan gosip plagiat), secara langsung atau tidak dan disadari atau tidak, hal kecil seperti itu akan berpengaruh pada pekerjaan mereka, seperti aksi panggungnya tidak maksimal atau bawaannya marah2 terus.. dan sebagai road manager, tugas sayalah yang harus menetralisir semua itu ketika kami sedang berada di jalan agar semua kembali berjalan dengan normal dan mood mereka kembali bagus. Sebagai 'orang luar', saya salut sekali atas mental mereka yang bila dilihat dari umur (mereka rata2 berumur 21thn!!) they're older than they really are! Saya bisa berkata seperti itu karena saya sudah menyaksikan sendiri bagaimana mereka menyikapi segala sesuatu yang bersangkutan dengan mereka dgn luar biasa dewasa! Mereka tidak pernah menanggapi gosip plagiat itu dengan berlebihan contohnya. Untuk ukuran anak muda yg nge-band dan sedang (sangat) naik daun, hal itu sangat patut diacungi jempol, karena biasanya untuk ukuran anak muda mereka biasanya sangat meluap2 dan reaksioner. Imagine you're 21 then someone slap u in the face.. what would u do? i dont think you will do what these kids did. Semua ini bisa terjadi karena mereka memang sudah kenyang dengan 'masa2 festival'. Anak2 hebat ini digodok selama 4tahun lebih di dunia festival musik indonesia. Mereka sudah merasakan bagaimana getirnya dunia itu dan mereka sangat berterima kasih pada masa2 itu.. Termasuk juga bagaimana mereka meng-handle masalah. Mereka sangat dewasa dan tidak gegabah dalam menyelesaikannya. Mungkin mereka punya filosofi: kalo manusia ngga punya masalah, berarti dia sudah mati! Mungkin juga.. :-) Maju terus d'Masiv! Sukses! Adios amigos..
  • Copyright © 2017-2020 - KIRITO-LOVERZ

    KIRITO-LOVERZ - Powered by Blogger - Designed by programmer-taufiqsejati